Ketua DPRD Pohuwato Hadiri Apel Operasi Ketupat Otanaha 2026, Pengamanan Lebaran Diperketat
BREAKING NEWS
visibility
26
• 14 Mar 2026
Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri di Kabupaten Pohuwato memperkuat kesiapan pengamanan. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat Otanaha 2026”, yang turut dihadiri Ketua DPRD Pohuwato, H. Beni Nento, di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Kamis (13/03/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, dan dihadiri Wakil Bupati Iwan S. Adam, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.I.K., M.H., Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos., Kajari Pohuwato Arif Renaldi, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Marisa Ferdinal, S.H., M.H., serta Danpos Lanal Pohuwato Letda Laut (P) Sutiyono.
Kehadiran pimpinan legislatif tersebut menegaskan dukungan penuh DPRD terhadap upaya pengamanan Hari Raya Idul Fitri di wilayah Bumi Panua. Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan akhir personel sekaligus kelengkapan sarana dan prasarana pengamanan menjelang lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik.
Dalam keterangannya usai kegiatan, Ketua DPRD Pohuwato H. Beni Nento memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pengamanan tersebut. Ia menilai langkah preventif yang dilakukan aparat menjadi bagian penting dalam menjamin rasa aman masyarakat.
“Kami di lembaga legislatif sangat mendukung langkah-langkah preventif yang diambil kepolisian. Operasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pelayanan negara untuk menjamin kenyamanan ibadah dan keamanan harta benda masyarakat yang ditinggal mudik,” ujar Beni Nento kepada awak media.
Operasi Ketupat Otanaha 2026 diproyeksikan menghadapi peningkatan arus mudik yang cukup signifikan. Sejumlah titik menjadi perhatian, di antaranya pengawasan di jalur perbatasan Provinsi Gorontalo–Sulawesi Tengah, pengamanan pusat perbelanjaan, perbankan, serta lokasi wisata yang diperkirakan ramai pasca-lebaran.
Selain itu, pos pelayanan dan pos pengamanan juga akan disiagakan di sepanjang jalur Trans-Sulawesi guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik.
Beni Nento juga mengingatkan masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan masing-masing selama perayaan Idul Fitri. Menurutnya, sinergi antara petugas dan kesadaran masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif.
“Kita semua berharap perayaan Idul Fitri tahun ini berjalan nihil insiden atau zero accident. Mari patuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.